Selasa, 14 Januari 2014

Imunologi (Organ Sistem Limfoid dan MHC)

Sistem Limfoid adalah sel-sel sistem imun ditemukan dalam jaringan dan organ. Organ Limfoid primer atau sentral diperlukan untuk pematangan, diferensiasi dan proliferasi sel T dan B sehingga menjadi limfosit yang mengenal antigen. Ada 2 organ yaitu kelenjar timus dan Bursa Fabricius (sumsum tulang).
Organ Limfoid sekunder untuk menangkap dan mempresentasikan antigen dengan efektif, proliferasi dan diferensiasi limfosit yang disensitasi oleh antigen spesifik, dan produksi utama antibody. Organ utama adalah MALT yang meliputi jaringan limfoid ekstranodul yang berhubungan dengan mukosa diberbagai lokasi seperti SALT (kulit), BALT (bronkus), GALT (saluran cerna, mukosa hidung, mamae dan serviks uterus)
Skin-Associated Lymphoid Tissue (SALT) yaitu  barrier fisik terluas . Banyak antigen yang masuk melalui kulit dan banyak respon imun yang diawali di kulit
Mucosal Associated Lymphoid Tissue (MALT) Sistem imun sekretori, ditemukan di jaringan mukosa saluran napas bagian atas, saluran cerna, saluran urogenital. Mengandung sel limfosit dan APC. Mengawali respon imun terhadap antigen yang terhirup dan termakan. Terdiri dari: Respon imun oral Bronchial Associated Lymphoid Tissue (BALT) dan Gut Associated Lymphoid Tissue (GALT).
Respon Imun Oral : Rongga mulut terdapat ludah yg mengandung lisozim dan IgA sekretori. PMN berperan dalam melindungi jaringan gusi dan periodontium. Lapisan epitel mukosa mulut merupakan barrier mekanis terhadap antigen.
Bronchial Associated Lymphoid Tissue (BALT) Berperan dalam respon terhadap antigen kuman yang terhirup. Gut Associated Lymphoid Tissue (GALT) Sebutan MALT yang tersebar di mukosa saluran cerna.
Kelenjar Getah Bening. Agregat nodular jaringan limfoid yang terletak disepanjang jalur limfe di seluruh tubuh. Limfe mengandung bahan campuran berupa cairan hasil penyerapan epitel dan jaringan yang mungkin mengandung antigen mikroba. Kemudian dialirkan melalui pembuluh limfe menuju kelenjar getah bening.
LIMPA merupakan tempat respon utama terhadap antigen asal darah. Merupakan saringan untuk darah. Mikroba dalam darah dibersihkan oleh makrofag di limpa. Merupakan tempat utama fagositosit yang dilapisi antibodi (opsonisasi).
                                                           
Benda Asing dan MHC
MHC. Kompleks Histokompatibilitas Mayor : Cluster gen yang ditemukan disemua mamalia, Produknya berperan dalam membedakan self/non-self, Participant dalam imunitas humoral and seluler. Kerja MHC seperti Antigen Presenting Structures. Di Manusia : MHC ditemukan pada Chromosome 6. Referred to as HLA complex. Di Tikus : MHC ditemukan pada Chromosome 17. Referred to as H-2 complex.
Genes Of MHC Organized In 3 Classes. Class I MHC genes : Glycoproteins diekspresikan pada semua sel berinti. Fungsi utama menyajikan untuk diproses Ags to TC. Class II MHC genes. Glycoproteins diekspresikan pada Monosit, sel B, Makrofag. Fungsi utama menyajikan untuk diproses Ags to TH. Class III MHC genes. Memproduksi protein yang berperan dalam sistem imun. e.g: Sistem Komplemen, Molekul Inflamasi.
Class I MHC Molecule. Terdiri dari 2 molekul: Rantai a (45 kDa), transmembrane dan b2-microglobulin (12 kDa). Dihubungkan dengan ikatan Non-kovalen. Gabungan rantai a dan b2 diperlukan untuk ekspresi permukaan. Rantai a terdiri dari 3 domain (a1, a2 and a3). b2-microglobulin sama dengan a3. a1 dan a2 membentuk tempat untuk Peptide Binding. a3 Highly Conserved Among MHC I Molecules. Interacts with CD8 (TC) molecule.
Class II MHC Molecule. Terdiri dari rantai a dan b. Rantai a and b dihubungkan dengan ikatan non-kovalen. Rantai a dan b terdiri dari: a1 and a2 (a chain) dan b1 and b2 (b chain). a1 and b1 membentuk tempat Antigen Binding. CD4 Molecule Binds a2/b2 domains (Sekolah Tinggi Farmasi Bandung, Kelas Ekstensi 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar