Naik motor, start dari Bintuni jam 9 pagi, jam 11 siang suudah sampai di Bumi Perkemahan Pramuka yang ada di Gunung Botak Ransiki.
Tapi, kalau siang hari cuaca di sini panasnya bukan main, kita tidak langsung mendirikan tenda di sini.
Kita menuju ke salah satu pantai yang ada di sekitar gunung di tepian pantai ini, bikin tenda di situ, masak, sama mandi-mandian.
Setelah semua masakan matang, sore harinya baru kita kembali menuju bukit perkemahan pramuka dan bangun tenda di situ.
Melewati malam di Bukit Perkemahan pramuka ini suasananya ngeri-ngeri sedap, anginnya kuenceng syekaliiii. Rasa-rasanya tenda macam mau terbang, seperti mau turun hujan tapi ternyata cuma gurauan sepasang angin gunung dan angina pantai.
Paginya, sebelum melipir balik ke Bintuni kita mampir dulu di Pantai Pintu angin yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat kita camping.
Mandi-mandian dengan air asin lagi, pliket lagi di badan, biarkan yang penting hati senang.
Lapar, tidak perlu keluar kompor dan
masak nasi. Ada warung di pantai pintu angin, mau makan sambil ngopi tinggal
pesen aja.
(Ransiki, Agustus 2020)














Tidak ada komentar:
Posting Komentar