Untuk menuju lokasi, kita harus jalan kaki sekitar kurang lebih 500 meter, sekitar 15 menit perjalanan. Medannya menanjak, kalau hujan lumayan becek karena jalan setapak ini dipakai para penambang kayu untuk menarik kayu dengan sapi.
Sebelum menuju ke lokasi, jangan lupa perbekalan. Air minum dan camilan. Jika musim hujan disarankan membawa mantel atau terpal untuk berteduh, di atas tidak ada tempat berteduh soalnya. Minimalnya bawa plastic buat membungkus handphone dan kamera kalau tiba-tiba hujan turun.
Datang ke sini tidak perlu bergaya pakai sneakers apalagi sepatu jinjit, paling aman ya pakai jenggel boat. Selain pecek, banyak ranjau berkeliaran. Namanya juga galan sapi buat narik kayu. Hehe
Ada dua tanki di sini, ukurannya sama besar. Besar kemungkinan ini adalah tengki penampungan sebelum minyak yang terkumpul dialirkan ke pelabuhan yang letaknya juga tidak terlalu jauh dari situ.
Kalau naik ke atas tanki, meski baja yang dipakai masih terlihat kokoh, ada baiknya tetap berhati-hati. Kalau sampai terjatuh, UGD jauh. Hehe..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar