Selasa, 14 Januari 2014

Tata Tulis Karya Ilmiah

Karya Tulis ilmiah adalah sebuah karya tulis yang ditulis secara sistematis berdasarkan analisis dan hasil penelitian yang mengandung aspek keilmuan. Hipotesa merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Hipotesa merupakan dasar atau pedoman karya peneliti dalam melakukan penalitiannya. Jika penelitian sifatnya hanya mengumpulkan data terhadap sebuah fenomena maka hipotesis boleh tidak digunakan dalam penelitian. Namun, jika penelitian sifatnya menjelaskan hubungan antara variabel maka hipotesis harus digunakan.
Sistematika Karya Tulis Ilmiah
1.      Halaman Judul (Cover)
a.       Judul (kapital)
b.      Tugas Akhir
c.       Nama dan NIM
d.      Lambang/Logo
e.       Lembaga
2.      Abstrak
a.       Abstrak hanya disusun dalam satu paragraf
b.      Abstrak diketik satu spasi
c.       Tidak lebih dari 700 kata
3.      Lembar Pengesahan
a.       Judul
b.      Diajukan sebagai syarat untuk gelar, dll
c.       Tanggal/waktu
d.      Tanda tangan (pambimbing utama dan pendamping)
4.      Kata Pengantar
5.      Daftar Isi
6.      Daftar Lampiran
7.      Daftar Gambar
8.      Daftar tabel
9.      Bab I : Pendahuluan
a.       Latar belakang (kasus, peristiwa, penemuan)
b.      Rumusan masalah
c.       Tujuan
d.      Manfaat
10.  Bab II : Tinjauan Pustaka
11.  Bab III : Metodologi Penelitian
12.  Bab IV : Desain Penelitian
a.       Langkah – langkah penelitian
b.      Dibuat dalam bentuk tabel atau bagan
13.  Bab V : Hasil Penelitian dan Pembahasan
14.  Bab VI : Penutup\
a.       Kesimpulan
b.      Saran
15.  Daftar Pustaka
16.  Lampiran
Aturan penulisan daftar pustaka : Nama penulis diawali dengan nama belakang lalu ditambahkan tanda koma. Pemisahan nama penulis dengan bagian lain adalah titik, sedangkan nama penerbit dan kota adalah titik dua. Urutan dimulai dari tahun, judul, kota, penerbit. Untuk judul harus dicetak miring, tebal, atau garis bawah
Aturan penulisan judul KTI : Istilah ditulis dengan kapitalized (huruf pertama setiap kata menggunakan huruf kapital) kecuali konjungsi (kata penghubung) dan preposisi (kata depan). Semua huruf menggunakan kapital bila dalam cover. Tidak menggunakan tanda baca kecuali tanda kurung untuk pengkhususan tempat.
Syarat sebuah judul KTI yang baik adalah : Bentuk judul; harus aktual. Variabel dalam judul tidak lebih dari tiga. Hasil penelitian harus bermanfaat bagi masyarakat.
Contoh merumuskan sebuah judul dengan rumusan masalah misalnya Judul : Mutu Fisik dan Daya Terima Volunteer Es Krim Ekstrak Sarang Semut Papua (Myrmecodia Pandan) Sebagai Penambah Suplement Kesehatan Pada Anak. Rumusan Masalah : 1) Bagaimana mutu fisik dari sediaan es krim ekstrak sarang semut papua (Myrmecodia Pandan) sebagai penambah suplement kesehatan pada anak? 2) Bagaimana daya terima volunteer es krim ekstrak sarang semut papua (Myrmecodia Pandan) sebagai penambah suplement kesehatan pada anak? (Sekolah Tinggi Farmasi Bandung, Kelas Ekstensi 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar