Karya Tulis
ilmiah adalah sebuah karya tulis yang ditulis secara sistematis berdasarkan
analisis dan hasil penelitian yang mengandung aspek keilmuan. Hipotesa
merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan
masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Hipotesa merupakan
dasar atau pedoman karya peneliti dalam melakukan penalitiannya. Jika
penelitian sifatnya hanya mengumpulkan data terhadap sebuah fenomena maka
hipotesis boleh tidak digunakan dalam penelitian. Namun, jika penelitian
sifatnya menjelaskan hubungan antara variabel maka hipotesis harus digunakan.
Sistematika
Karya Tulis Ilmiah
1.
Halaman
Judul (Cover)
a. Judul
(kapital)
b. Tugas
Akhir
c. Nama
dan NIM
d. Lambang/Logo
e. Lembaga
2.
Abstrak
a. Abstrak
hanya disusun dalam satu paragraf
b. Abstrak
diketik satu spasi
c. Tidak
lebih dari 700 kata
3.
Lembar
Pengesahan
a. Judul
b. Diajukan
sebagai syarat untuk gelar, dll
c. Tanggal/waktu
d. Tanda
tangan (pambimbing utama dan pendamping)
4.
Kata
Pengantar
5.
Daftar
Isi
6.
Daftar
Lampiran
7.
Daftar
Gambar
8.
Daftar
tabel
9.
Bab
I : Pendahuluan
a. Latar
belakang (kasus, peristiwa, penemuan)
b. Rumusan
masalah
c. Tujuan
d. Manfaat
10. Bab II : Tinjauan Pustaka
11. Bab III : Metodologi Penelitian
12. Bab IV : Desain Penelitian
a. Langkah
– langkah penelitian
b. Dibuat
dalam bentuk tabel atau bagan
13. Bab V : Hasil Penelitian dan
Pembahasan
14. Bab VI : Penutup\
a. Kesimpulan
b. Saran
15. Daftar Pustaka
16. Lampiran
Aturan penulisan
daftar pustaka : Nama penulis diawali dengan nama belakang lalu ditambahkan
tanda koma. Pemisahan nama penulis dengan bagian lain adalah titik, sedangkan
nama penerbit dan kota adalah titik dua. Urutan dimulai dari tahun, judul,
kota, penerbit. Untuk judul harus dicetak miring, tebal, atau garis bawah
Aturan
penulisan judul KTI : Istilah ditulis dengan kapitalized (huruf pertama setiap
kata menggunakan huruf kapital) kecuali konjungsi (kata penghubung) dan
preposisi (kata depan). Semua huruf menggunakan kapital bila dalam cover. Tidak
menggunakan tanda baca kecuali tanda kurung untuk pengkhususan tempat.
Syarat
sebuah judul KTI yang baik adalah : Bentuk judul; harus aktual. Variabel dalam
judul tidak lebih dari tiga. Hasil penelitian harus bermanfaat bagi masyarakat.
Contoh
merumuskan sebuah judul dengan rumusan masalah misalnya Judul : Mutu Fisik dan
Daya Terima Volunteer Es Krim Ekstrak Sarang Semut Papua (Myrmecodia Pandan) Sebagai Penambah Suplement Kesehatan Pada Anak. Rumusan
Masalah : 1) Bagaimana mutu fisik dari sediaan es krim ekstrak sarang semut
papua (Myrmecodia Pandan) sebagai
penambah suplement kesehatan pada anak? 2) Bagaimana daya terima volunteer es
krim ekstrak sarang semut papua (Myrmecodia
Pandan) sebagai penambah suplement kesehatan pada anak? (Sekolah Tinggi
Farmasi Bandung, Kelas Ekstensi 2013)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar