Sabtu, 27 Desember 2014

Sinopsis Novel : Pacaran di Satu Pertiga Malam

 Telah Terbit!!
Novel “Pacaran di Satu Pertiga Malam” Sebuah novel yang bercerita tentang kisah hidup seorang gadis buta, bisu, dan tuli bernama Laila.

Pemesanan, SMS ke (085103414877), Formatnya: 1/3 MALAM # NAMA # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH BUKU # NO HP. Info lengkap, silahkan klik gambar! :)

Murah! Cuma Rp 37.000,- (belum termasuk ongkir).

Sinopsis Novel

Namanya Laila. Lengkapnya Laila Ibrahim. Laila adalah seorang gadis yang buta, bisu, juga tuli. Sebetulnya waktu Laila remaja, Laila adalah gadis yang tanpa cacat di setiap jengkal tubuhnya. Sebelum akhirnya, kecelakaan hebat merenggut segalanya. Penggumpalan dan penyumbatan di saraf otaknya telah menonaktifkan fungsi indera penglihatannya, indera pendengarannya, juga akses ke pita suaranya. Laila juga menjadi seorang yatim piatu setelah kecelakaan hebat itu ikut merenggut nyawa kedua orang tuanya.

Kak Melati adalah satu-satunya keluarga yang tersisa. Bu Salamah adalah guru terbaik Laila. Enggelia, Arinda, dan Kumala adalah tiga sahabat terdekat Laila, sementara Haikal adalah cinta sejatinya semenjak Laila mulai beranjak dewasa. Selalu berada dalam kesenyapan dan keheningan. Senantiasa berteman dengan sunyi dan sepi. Keseharian Laila seakan tak lepas dari yang namanya cerita dan kisah pada satu pertiga malam.

Kisah cinta Laila bermula saat pertama kali ia bertemu Haikal di Villa, Puncak Bogor. Tiga hari kebersamaan harus dibayar dengan lima tahun perpisahan. Tak lama dipertemukan, cinta harus kembali terpisahkan. Pisah sementara sebelum akhirnya kembali bersatu di Nirwana sana. Bersatu untuk selama-lamanya. Cinta Laila dan Haikal adalah sejati, cinta Laila dan Haikal adalah suci, cinta Laila dan Haikal adalah hakiki. Sebab cinta mereka adalah dari Allah, untuk Allah, dan kepada Allah. Timbul dari hati, disampaikan dengan hati, dan sampai ke hati. Demi Illahi Robbi.

Testimonial Pembaca

Rosita Velayanti, Sragen. “Sebuah novel yang menyentuh hati. Dengan kata-kata indah dan menggugah. Sangat menginspirasi, membuat iba, dan merasa perih bila pembaca berada di posisi tokoh”  

Sri Anggun,  Makassar. “Banyak pelajaran yang dapat diambil terutama kisah cinta Haikal dan Laila yang berlandaskan atas cinta hanya kepada Allah”

Lailiiyatus Syafah, Malang, Jawa Timur. “Manusia sering mengenal cinta, namun jarang tahu maknanya. Manusia sering merasa cinta, namun tak semua tahu hakekatnya. Cinta bukan kewajiban melainkan kebutuhan untuk saling melengkapi, memahami, menyemikan, dan menghidupkan. Menyerah pada satu cinta Illahi. Cinta adalah rasa syukur. Melalui novel ini kita belajar mengenal syukur dan makna cinta sesunggunya ‘Pacaran di satu pertiga malam’”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar