Manusia adalah
makhluk sosial yang saling membutuhkan antara manusia satu dengan manusia
lainnya. Dalam menjalin hubungan sosial inilah manusia melakukan suatu
interaksi dan komunikasi. Komunikasi yang dilakukan dimaksudkan untuk
mengeluarkan pendapat, menyampaikan gagasan dan informasi, menilai karakter
orang lain dan lain sebagainya.
Komunikasi
dapat juga diartikan sebagai proses penyampaian dan penerimaan informasi
anatara dua orang atau lebih dengan cara efektif dimana dari masing-masing i9ndividu
tentunya memiliki caranya sendiri yang berbeda - beda. Komunikasi juga menjadi
aspek pertumbuhan kepribadian manusia. Kurangnya komunikasi akan menghambat
perkembangan kepribadian. Komunikasi juga menentukan perilaku dan pengalaman
kesadaran manusia.
Tidak
semua orang dapat melakukan komunikasi dengan baik. Salah satu hambatan dalam
melakukan komunikasi diantaranya adalah kurangnya rasa percaya diri yang
dimiliki oleh seorang kominikator. Kurangnya rasa percaya diri dalam
menyampaikan sebuah informasi salah satunya disebabkan oleh kurangnya persiapan
atau sedikitnya pengetahuan si
komunikator dalam menguasai materi yang akan disampaikan. Tidak dapat
sepenuhnya dapat memahami suatu materi yang akan disampaikan juga bisa
disebabkaan oleh kurangnya seseeorang dalam memenegement diri sendiri.
1.
Pengertian
Komunikasi
Kamus psikologi, Distionary of Behavioral
Science, menyebutkan enam pengertian komunikasi : komunikasi 1) Penyampaian
perubahan energy dari satu tempat ke tempat yang lain seperti dalam system
saraf atau penyampaian gelombang-gelombang suara. 2) Penyampaian atau
penerimaan signal atau pesan oleh organism. 3) Pesan yang disampaikan. 4)
(Teori Komunikasi). Proses yang dilakukan satu sistem untuk mempengaruhi sistem
yang lain melalui pengaturan signal-signal yang disampaikan. 5) (K. Lewin).
Pengaruh satu wilayah persona pada wilayah persona pada wilayah menimbulkan
perubahan yang berikatan pada wilayah lain. 6) Pesan pasien kepada pemberi
terapi dalam psikoterapi).
Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan
komunikasi dapat diartikan sebagai bentuk penyampaian atau penerimaan dari satu
tempat ke tempat yang lain, untuk dapat menambah
dan menghasilkan efek yang positif(efektifitas komunikasi) dan umpan balik atau
tanggapan dari audience.
2. Penggunaan Komunikasi
Dalam berhubungan kontak antar dan antara manusia
baik individu maupun kelompok, komunikasi dapat menjadi efektif dan tidak
efektif. Komunikasi efektif apabila penyampaian pesan dapat dimengerti atau
dipahami. Sedangkan komunikasi tidak efektif apabila penyampaian pesan tidak
dapat dimengerti atau dipahami oleh pihak oleh kedua bela pihak.
Komunikasi efektif seperti yang diatas, kita belajar
menjadi manusia melalui komunikasi. Anak kecil hanyalah seongok daging sampai
ia belajar mengungkapkan perasaan dan kebutuhannya melalui tangisan, tendangan,
atau senyuman. Segera setelah ia berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya,
terbentuklah perlahan-lahan yang disebut kepribadian. Bagaimana ia menafsirkan
pesan yang disampaikan orang lain dan bagaimana ia menyampaikan perasaaannya
kepada orang lain, menentukan kepribadiannya. Manusia bukan dibentuk dari
lingkungan, tetapi oleh caranya menerjemahkan pesan-pesan lingkungan yang
diterimanya. Anak yang melihat wajah ramah ibu akan menimbulkan kehangatan bila
diartikan sebagai uangkapan kasih sayang. Namun dengan wajah yang sama akan
melahirkan kebencian bila anak memahaminya sebagai usaha ibu tiri menarik
simpati kepadanya ketika ayahnya telah ia rebut.
Kepribadian manusia dapat terbentuk sepanjang
hidupnya, selama itu pula komunikasi menjadi penting untuk pertumbuhan pribadi
manusia. Melalui komunikasi manusia dapat menemukan dirinya, mengembangkan
konsep dirinya, dan menempatkan hubungannya dengan dunia di sekitar. Hubungan
manusia dengan manusia yang lain akan menentukan kualitas hidup. Bila orang
lain tidak memahami gagasan Anda, bila pesan Anda menjengkelkan orang, bila
Anda tidak berhasil mengatasi masalah pelik karena orang lain menentang
pendapat Anda dan tidak mau membantu Anda, bila semakin sering Anda
berkomunikasi semakin jauh jarak Anda dengan mereka. Bila Anda selalu gagal
untuk mendorong orang lain bertindak, Anda telah gagal dalam komunikasi.
Komunikasi Anda tidak efektif.
Untuk menjadikan komunikasi menjadi efektif maka
paling tidak menimbulkan lima hal: pengertian, kesenangan, pengaruh pada
sikap, hubungan yang makin baik, dan tindakan.
a.
Pengertian
Pengertian artinya
penerimaan yang cermat dari isi stimulus seperti yang dimaksud oleh
komunikator. Kegagalan menerima isi pesan secara cermat disebut kegagalan
komunikasi primer (primary breakdown in communication). Untuk menghindari
hal ini kita perlu memahami paling tidak psikologi pesan dan psikologi
komunikator.
b.
Kesenangan
Tidak semua komunikasi
diajukan untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian. Komunikasi ini
lazim disebut komunikasi fatis (phatic communication), dimaksudkan untuk
minimbulkan kesenangan. Komunikasi inilah yang menjadikan hubungan kita hangat,
akrab, dan menyenangkan. Ini memerlukan psikoloi tentang sistem komunikasi
interpersonal.
c.
Memengaruhi Sikap
Komunikasi persuasif
memerlukan pemahaman tentang faktor-faktor pada diri komunikator, dan pesan
yang menimbulkan efek pada komunikate. Persuasi didefinisikan sebagai “proses
memengaruhi pendapat, sikap, dan tindakan orang dengan menggunakan manipulasi
psikologis sehingga orang tersebut bertindak seperti atas kehendaknya sendiri”
(Kamus Ilmu Komunikasi, 1979). Para psikolog memang sering bergabung
dengan komunikolog justru pada bidang persuasi.
d.
Hubungan Sosial yang Baik
Komunikasi juga
ditujukan untuk menumbuhkan hubungan sosial yang baik. Manusia tidak lepas dari
bantuan antara orang yang satu dengan yang lain. Karena manusia adalah mahluk
sosial, yang tidak tahan hidup sendiri. Kebutuhan sosial adalah kebutuhan untuk menumbuhkan dan
mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan orang lain dalam hal interaksi
dan asosiasi. Kebutuhan sosial dapat dipenuhi dengan komunikasi interpersonal
yang efektif. Gangguan hubungan manusiawi yang timbul dari salah pengertian
disebut kegagalan komunikasi sekunder.
e.
Tindakan
Efektivitas komunikasi
biasanya di ukur dari tindakan nyata yng dilakukan komunikate. Menimbulkan
tindakan yang nyata memang indikator
efektivitas yang paling penting. Karena untuk menimbulkan tindakan, kita
harus berhasil lebih dahulu menanamkan pengertian, membentuk dan mengubah sikap
atau menumbuhkan hubungan yang baik. Tindakan adalah hasil kumulatif seluruh
proses komunikasi. Tidak hanya memerlukan pemahaman tentang seluruh mekanisme
psiklogis yang terlibat dalam proses komunikasi, tetapi juga faktor-faktor yang
mempengaruhi perilaku manusia.
3.
Tipe-tipe Karakter dalam Komunikasi
a. Tipe Sanguin adalah
tipe yang paling terbuka diantara semua tipe perangai. Bahkan tipe ini dapat
disebut super terbuka. Orang Sanguin adalah orang yang suka berbicara mudah menyesuaikan
diri ramah hangat dan penuh humor dan responsive. Tipe Sanguin tidak tahan
melihat orang asing didepan mereka tanpa memberi tanggapan kepadanya. Orang
Sanguin adalah orang yang suka bergaul dan spontan. Mereka jarang kwatir akan
masa depan dan masa lalu, mereka menikmati lebih banyak kegembiraan dari
hari-hari yang dilaluinya dibandingkan dengan tipe-tipe lainnya. Orang Sanguin
biasanya bukan pemikir berat , mereka menafsirkan kejadian –kejadian yang ada
dengan cepat. Kadang-kadang mereka mendapat kesulitan karena jarang
mengantisipasi dari pilihan itu atau tindakan mereka. Perasaan mereka mempunyai
peranan yang sangat dominan didalam segala sesuatu, sehingga mereka cenderung
membuat keputusan-keputusan yang bersifat emosional. Belajar dari pengalaman,
keputusan-keputusan yang bersifat emosional hampir selalu merupakan
keputusan-keputusan yang buruk. Sanguin adalah orang yang gembira, yang senang
hatinya, mudah untuk membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada
orang lain. Tapi kelemahannya adalah dia cenderung impulsive, yaitu orang yang
bertindak sesuai emosi atau keinginannya.
b. Tipe kolerik
adalah juga tipe terbuka tetapi biasanya tingkat keterbukaannya lebih rendah
daripada tipe Sanguin yang super terbuka. Orang Kolerik adalah juga orang yang
aktif, semangat pekerja keras, ambisius, motivator bagi orang lain. Karena
sifatnya yang berkemauan keras mandiri dan berpendidikan keras, orang kolerik
cenderung keras kepala. Kompromi merupakan hal yang sangat sulit bagi mereka
kecuali kompromi itu bermanfaat bagi tujuan yang mereka miliki. Mereka
mempunyai tujuan untuk segala sesuatu dari kesehatan jasmani sampai tingkah
laku anak. Mereka adalah tipe yang suka mengambil alih , yang suka memerintah
orang-orang lain disekeliling mereka, tidak peduli apakah ornag itu menyukainya
atau tidak. Orang Kolerik tidak pernah untuk mencoba untuk tidak menguasai
suatu situasi dan mereka hidup penuh dengan pertentangan. Bagian dari sifat
dasar mereka yang belum berkembang adalah emosi mereka. Mendapatkan persetujuan
dari mereka hampir merupakan hal yang tidak mungkin. Mencapai tujuan mereka
adalah ambisi bagi orang Kolerik, dan beberapa orang Kolerik mendapatkan
reputasi mereka dengan memperalat orang lain. Seseorang yang kolerik adalah
seseorang yang dikatakan berorientasi pada pekerjaan dan tugas, dia adalah
seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Kelebihannya adalah
dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan akan bertanggung jawab dengan
tugas yang diembannya. Kelemahan orang yang berciri kolerik adalah kurangnya
kemampuan untuk bisa merasakan perasaan orang lain (empati), belas kasihannya
terhadap penderitaan orang lain juga agak minim, karena perasaannya kurang
bermain.
c. Tipe Melankolik
sekalipun mereka tipe paling akhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Tipe
Melankolik mempunyai sifat dasar yang tertutup. Mereka sering mempunyai tingkat
kecerdasan yang tinggi dan bersifat estetis yang mendalam sehingga mereka lebih
menghargai seni dibandingkan dengan perangai yang lainnya. Tipe Melankolik
cenderung suka murung dan mudah putus. Orang Melankolik dilahirkan sebagai
orang pefeksionis, sering meremehkan diri mereka sendiri untuk tidak tidak
melakukan dengan lebih baik walaupun pada kenyataannya produktivitas mereka
lebih daripada kebanyakan perangai lainnya. Mereka adalah orang yang mau
mengorbankan diri sendiri, serius, dan takut akan kegagalan. Mereka mempunyai
sifat dasar yang teliti, hidup dengan tantangan atau visi untuk
menginvestasikan hidup mereka, tetapi jarang dapat menghasilkan sendiri. Tipe
melankolik adalah orang yang terobsesi dengan karya yang paling bagus, yang
paling sempurna dan dia memang adalah seseorang yang mengerti estetika
keindahan hidup ini. Perasaannya sangat kuat, sangat sensitif maka kita bisa
menyimpulkan bahwa cukup banyak seniman yang memang berdarah melankolik.
Kelemahan orang melankolik, ia mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukup
sering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung.
d. Tipe Plegmatik
merupakan orang yang tertutup yang sangat diam, tidak menuntut kalem dan
lambat. Mereka tidak pernah menjadi gelisah membuat malu diri mereka sendiri
dengan meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah mereka katakana. Mereka
jarang mengeluarkan ide-ide atau perasaan jika mereka tidak yakin mereka tidak
akan melukai atau menyakiti orang lain. Orang plegmatik merupakan orang yang
sangat baik dengan sifat yang bahagia dan menyenangkan. Banyak yang dari mereka
sangat lucu karena mereka mempunyai daya humor. Mereka dilahirkan dengan bakat
diplomat dan pembawa damai, mereka dicintai oleh anak-anak. Orang-orang
Plegmatik merupakan teman yang menyenangkan dan tidak menakutkan, dua dari
kelemahan mereka yang utama adalah rasa takut dan egois, walaupun mereka
menunjukkan sikap ini dengan sangat diplomatis sehingga bahkan beberapa teman
baik mereka tidak mengenal mereka. Tipe plegmatik adalah orang yang cenderung
tenang, dari luar cenderung tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih
atau senang. Naik turun emosinya itu tidak nampak dengan jelas. Orang ini
memang cenderung bisa menguasai dirinya dengan cukup baik, ia intorspektif
sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap dan memikirkan
masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya. Kelemahan orang plegmatik adalah ia
cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah, sehingga suka mengambil jalan
pintas yang paling mudah dan gampang. (Akfar PIM/2010)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar