Senin, 27 April 2015

Komunikasi

 
Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara manusia satu dengan manusia lainnya. Dalam menjalin hubungan sosial inilah manusia melakukan suatu interaksi dan komunikasi. Komunikasi yang dilakukan dimaksudkan untuk mengeluarkan pendapat, menyampaikan gagasan dan informasi, menilai karakter orang lain dan lain sebagainya.
Komunikasi dapat juga diartikan sebagai proses penyampaian dan penerimaan informasi anatara dua orang atau lebih dengan cara efektif dimana dari masing-masing i9ndividu tentunya memiliki caranya sendiri yang berbeda - beda. Komunikasi juga menjadi aspek pertumbuhan kepribadian manusia. Kurangnya komunikasi akan menghambat perkembangan kepribadian. Komunikasi juga menentukan perilaku dan pengalaman kesadaran manusia.
Tidak semua orang dapat melakukan komunikasi dengan baik. Salah satu hambatan dalam melakukan komunikasi diantaranya adalah kurangnya rasa percaya diri yang dimiliki oleh seorang kominikator. Kurangnya rasa percaya diri dalam menyampaikan sebuah informasi salah satunya disebabkan oleh kurangnya persiapan atau  sedikitnya pengetahuan si komunikator dalam menguasai materi yang akan disampaikan. Tidak dapat sepenuhnya dapat memahami suatu materi yang akan disampaikan juga bisa disebabkaan oleh kurangnya seseeorang dalam memenegement diri sendiri.

1.      Pengertian Komunikasi
Kamus psikologi, Distionary of Behavioral Science, menyebutkan enam pengertian komunikasi : komunikasi 1) Penyampaian perubahan energy dari satu tempat ke tempat yang lain seperti dalam system saraf atau penyampaian gelombang-gelombang suara. 2) Penyampaian atau penerimaan signal atau pesan oleh organism. 3) Pesan yang disampaikan. 4) (Teori Komunikasi). Proses yang dilakukan satu sistem untuk mempengaruhi sistem yang lain melalui pengaturan signal-signal yang disampaikan. 5) (K. Lewin). Pengaruh satu wilayah persona pada wilayah persona pada wilayah menimbulkan perubahan yang berikatan pada wilayah lain. 6) Pesan pasien kepada pemberi terapi dalam psikoterapi).
Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan komunikasi dapat diartikan sebagai bentuk penyampaian atau penerimaan dari satu tempat ke tempat yang lain, untuk dapat menambah dan menghasilkan efek yang positif(efektifitas komunikasi) dan umpan balik atau tanggapan dari audience.

2.      Penggunaan Komunikasi
Dalam berhubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok, komunikasi dapat menjadi efektif dan tidak efektif. Komunikasi efektif apabila penyampaian pesan dapat dimengerti atau dipahami. Sedangkan komunikasi tidak efektif apabila penyampaian pesan tidak dapat dimengerti atau dipahami oleh pihak oleh kedua bela pihak.
Komunikasi efektif seperti yang diatas, kita belajar menjadi manusia melalui komunikasi. Anak kecil hanyalah seongok daging sampai ia belajar mengungkapkan perasaan dan kebutuhannya melalui tangisan, tendangan, atau senyuman. Segera setelah ia berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya, terbentuklah perlahan-lahan yang disebut kepribadian. Bagaimana ia menafsirkan pesan yang disampaikan orang lain dan bagaimana ia menyampaikan perasaaannya kepada orang lain, menentukan kepribadiannya. Manusia bukan dibentuk dari lingkungan, tetapi oleh caranya menerjemahkan pesan-pesan lingkungan yang diterimanya. Anak yang melihat wajah ramah ibu akan menimbulkan kehangatan bila diartikan sebagai uangkapan kasih sayang. Namun dengan wajah yang sama akan melahirkan kebencian bila anak memahaminya sebagai usaha ibu tiri menarik simpati kepadanya ketika ayahnya telah ia rebut.
Kepribadian manusia dapat terbentuk sepanjang hidupnya, selama itu pula komunikasi menjadi penting untuk pertumbuhan pribadi manusia. Melalui komunikasi manusia dapat menemukan dirinya, mengembangkan konsep dirinya, dan menempatkan hubungannya dengan dunia di sekitar. Hubungan manusia dengan manusia yang lain akan menentukan kualitas hidup. Bila orang lain tidak memahami gagasan Anda, bila pesan Anda menjengkelkan orang, bila Anda tidak berhasil mengatasi masalah pelik karena orang lain menentang pendapat Anda dan tidak mau membantu Anda, bila semakin sering Anda berkomunikasi semakin jauh jarak Anda dengan mereka. Bila Anda selalu gagal untuk mendorong orang lain bertindak, Anda telah gagal dalam komunikasi. Komunikasi Anda tidak efektif.
Untuk menjadikan komunikasi menjadi efektif maka paling tidak menimbulkan lima hal: pengertian, kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang makin baik, dan tindakan.
a.       Pengertian
Pengertian artinya penerimaan yang cermat dari isi stimulus seperti yang dimaksud oleh komunikator. Kegagalan menerima isi pesan secara cermat disebut kegagalan komunikasi primer (primary breakdown in communication). Untuk menghindari hal ini kita perlu memahami paling tidak psikologi pesan dan psikologi komunikator.
b.      Kesenangan
Tidak semua komunikasi diajukan untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian. Komunikasi ini lazim disebut komunikasi fatis (phatic communication), dimaksudkan untuk minimbulkan kesenangan. Komunikasi inilah yang menjadikan hubungan kita hangat, akrab, dan menyenangkan. Ini memerlukan psikoloi tentang sistem komunikasi interpersonal.
c.       Memengaruhi Sikap
Komunikasi persuasif memerlukan pemahaman tentang faktor-faktor pada diri komunikator, dan pesan yang menimbulkan efek pada komunikate. Persuasi didefinisikan sebagai “proses memengaruhi pendapat, sikap, dan tindakan orang dengan menggunakan manipulasi psikologis sehingga orang tersebut bertindak seperti atas kehendaknya sendiri” (Kamus Ilmu Komunikasi, 1979). Para psikolog memang sering bergabung dengan komunikolog justru pada bidang persuasi.
d.      Hubungan Sosial yang Baik
Komunikasi juga ditujukan untuk menumbuhkan hubungan sosial yang baik. Manusia tidak lepas dari bantuan antara orang yang satu dengan yang lain. Karena manusia adalah mahluk sosial, yang tidak tahan hidup sendiri. Kebutuhan sosial  adalah kebutuhan untuk menumbuhkan dan mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan orang lain dalam hal interaksi dan asosiasi. Kebutuhan sosial dapat dipenuhi dengan komunikasi interpersonal yang efektif. Gangguan hubungan manusiawi yang timbul dari salah pengertian disebut kegagalan komunikasi sekunder.
e.       Tindakan
Efektivitas komunikasi biasanya di ukur dari tindakan nyata yng dilakukan komunikate. Menimbulkan tindakan yang nyata memang indikator  efektivitas yang paling penting. Karena untuk menimbulkan tindakan, kita harus berhasil lebih dahulu menanamkan pengertian, membentuk dan mengubah sikap atau menumbuhkan hubungan yang baik. Tindakan adalah hasil kumulatif seluruh proses komunikasi. Tidak hanya memerlukan pemahaman tentang seluruh mekanisme psiklogis yang terlibat dalam proses komunikasi, tetapi juga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku manusia.

3.      Tipe-tipe Karakter dalam Komunikasi
a.      Tipe Sanguin adalah tipe yang paling terbuka diantara semua tipe perangai. Bahkan tipe ini dapat disebut super terbuka. Orang Sanguin adalah orang yang suka berbicara mudah menyesuaikan diri ramah hangat dan penuh humor dan responsive. Tipe Sanguin tidak tahan melihat orang asing didepan mereka tanpa memberi tanggapan kepadanya. Orang Sanguin adalah orang yang suka bergaul dan spontan. Mereka jarang kwatir akan masa depan dan masa lalu, mereka menikmati lebih banyak kegembiraan dari hari-hari yang dilaluinya dibandingkan dengan tipe-tipe lainnya. Orang Sanguin biasanya bukan pemikir berat , mereka menafsirkan kejadian –kejadian yang ada dengan cepat. Kadang-kadang mereka mendapat kesulitan karena jarang mengantisipasi dari pilihan itu atau tindakan mereka. Perasaan mereka mempunyai peranan yang sangat dominan didalam segala sesuatu, sehingga mereka cenderung membuat keputusan-keputusan yang bersifat emosional. Belajar dari pengalaman, keputusan-keputusan yang bersifat emosional hampir selalu merupakan keputusan-keputusan yang buruk. Sanguin adalah orang yang gembira, yang senang hatinya, mudah untuk membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada orang lain. Tapi kelemahannya adalah dia cenderung impulsive, yaitu orang yang bertindak sesuai emosi atau keinginannya.
b.      Tipe kolerik adalah juga tipe terbuka tetapi biasanya tingkat keterbukaannya lebih rendah daripada tipe Sanguin yang super terbuka. Orang Kolerik adalah juga orang yang aktif, semangat pekerja keras, ambisius, motivator bagi orang lain. Karena sifatnya yang berkemauan keras mandiri dan berpendidikan keras, orang kolerik cenderung keras kepala. Kompromi merupakan hal yang sangat sulit bagi mereka kecuali kompromi itu bermanfaat bagi tujuan yang mereka miliki. Mereka mempunyai tujuan untuk segala sesuatu dari kesehatan jasmani sampai tingkah laku anak. Mereka adalah tipe yang suka mengambil alih , yang suka memerintah orang-orang lain disekeliling mereka, tidak peduli apakah ornag itu menyukainya atau tidak. Orang Kolerik tidak pernah untuk mencoba untuk tidak menguasai suatu situasi dan mereka hidup penuh dengan pertentangan. Bagian dari sifat dasar mereka yang belum berkembang adalah emosi mereka. Mendapatkan persetujuan dari mereka hampir merupakan hal yang tidak mungkin. Mencapai tujuan mereka adalah ambisi bagi orang Kolerik, dan beberapa orang Kolerik mendapatkan reputasi mereka dengan memperalat orang lain. Seseorang yang kolerik adalah seseorang yang dikatakan berorientasi pada pekerjaan dan tugas, dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Kelebihannya adalah dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan akan bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Kelemahan orang yang berciri kolerik adalah kurangnya kemampuan untuk bisa merasakan perasaan orang lain (empati), belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain juga agak minim, karena perasaannya kurang bermain.
c.       Tipe Melankolik sekalipun mereka tipe paling akhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Tipe Melankolik mempunyai sifat dasar yang tertutup. Mereka sering mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi dan bersifat estetis yang mendalam sehingga mereka lebih menghargai seni dibandingkan dengan perangai yang lainnya. Tipe Melankolik cenderung suka murung dan mudah putus. Orang Melankolik dilahirkan sebagai orang pefeksionis, sering meremehkan diri mereka sendiri untuk tidak tidak melakukan dengan lebih baik walaupun pada kenyataannya produktivitas mereka lebih daripada kebanyakan perangai lainnya. Mereka adalah orang yang mau mengorbankan diri sendiri, serius, dan takut akan kegagalan. Mereka mempunyai sifat dasar yang teliti, hidup dengan tantangan atau visi untuk menginvestasikan hidup mereka, tetapi jarang dapat menghasilkan sendiri. Tipe melankolik adalah orang yang terobsesi dengan karya yang paling bagus, yang paling sempurna dan dia memang adalah seseorang yang mengerti estetika keindahan hidup ini. Perasaannya sangat kuat, sangat sensitif maka kita bisa menyimpulkan bahwa cukup banyak seniman yang memang berdarah melankolik. Kelemahan orang melankolik, ia mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukup sering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung.
d.      Tipe Plegmatik merupakan orang yang tertutup yang sangat diam, tidak menuntut kalem dan lambat. Mereka tidak pernah menjadi gelisah membuat malu diri mereka sendiri dengan meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah mereka katakana. Mereka jarang mengeluarkan ide-ide atau perasaan jika mereka tidak yakin mereka tidak akan melukai atau menyakiti orang lain. Orang plegmatik merupakan orang yang sangat baik dengan sifat yang bahagia dan menyenangkan. Banyak yang dari mereka sangat lucu karena mereka mempunyai daya humor. Mereka dilahirkan dengan bakat diplomat dan pembawa damai, mereka dicintai oleh anak-anak. Orang-orang Plegmatik merupakan teman yang menyenangkan dan tidak menakutkan, dua dari kelemahan mereka yang utama adalah rasa takut dan egois, walaupun mereka menunjukkan sikap ini dengan sangat diplomatis sehingga bahkan beberapa teman baik mereka tidak mengenal mereka. Tipe plegmatik adalah orang yang cenderung tenang, dari luar cenderung tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih atau senang. Naik turun emosinya itu tidak nampak dengan jelas. Orang ini memang cenderung bisa menguasai dirinya dengan cukup baik, ia intorspektif sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap dan memikirkan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya. Kelemahan orang plegmatik adalah ia cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah, sehingga suka mengambil jalan pintas yang paling mudah dan gampang. (Akfar PIM/2010)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar