Selasa, 05 Juni 2018

Strategi Pemasaran (Buku, Hermawan Kertajaya)

ON TARGETING
On targeting merupakan strategi mengalokasikan sumber daya yang dimiliki suatu perusahaan secara efektif dan efisien dengan menyelaraskan produk/jasa dengan  segmen pasar, sehingga mendapatkan keuntungan yang nyata. Untuk mencapai hal tersebut maka harus bisa menentukan segmen yang jelas dengan cara:

Harus yakin terlebih dahulu, apakah segmen pasar yang telah ditentukan cukup besar dan dapat menguntungkan agar return yang akan diperoleh membuat pasar berkembang. Artinya,  perusahaan melakukan observasi terhadap segmen pasar yang akan dibidik, sehingga perusahaan  dapat menentukan produk yang sesuai dengan segmen pasar yang dituju. Contoh:  sepetu crocs asal Amerika yang telah berhasil merambah korea, pada saat ini  mulai melirik pasar Indonesia. Hal ini dikarenakan masyrarakat di Indonesia dilanda demam fashion korea.

Perlu mengamati potensi pertumbuhan pasar, artinya setelah produk dipasarkan, perusahaan terus memantau minat masyarakat terhadap produk yang telah dipasarkan. Contoh: sepatu crocs yang di produksi Amerika telah menarik minat masyarakat di beberapa Negara seperti Korea, Indonesia. Berdasarkan hal tersebut potensi pertumbuhan pasar dapat berkembang sehingga perusahaan asal Amerika tersebut meluncurkan produk merk crocs terbaru dalam bentuk sandal dan tas.

Harus didasarkan keunggulan kompetitif perusahaan, artinya perusahaan harus memiliki keunggulan ditengah persaingan pasar dengan melakukan evaluasi terhadap produk yang telah beredar. Evaluasi yang dilakukan meliputi minat masyarakat terhadap produk yang dipasarkan dan mampu berkompetisi dengan pesaing lainnya dengan cara meningkatkan keunggulan dan keunikan produk yang dipasarkan. Contoh: sebelumnya sepatu crocs dikenal dengan modelnya yang unik, color full dan nyaman dipakai karena berbahan dasar karet. Pada saat ini perusahaan berusaha menciptakan presepsi lain dengan menambahkan keunggulan baru, yakni sepatu crocs anti bakteri.

Segmen pasar yang Anda targetkan harus disesuaikan dengan persaingan, artinya perusahaan mampu menyeimbangkan keunggulan atau keunikan produk yang dimiliki dengan produk pesaing pasar lainnya yang menawarkan keunggulan dan keunikan yang sama dan tetap memiliki keunggulan  dan keunikan yang tidak dimiliki  pesaing lain. Contoh: banyaknya merk sepatu yang terkenal, seperti homyped, carvil, Nevada, FLY, dll yang memiliki kenyamanan dalam pemakaian. Dalam hal kenyamanan yang ditawarkan merk tersebut  sama dengan sepatu Crocs, akan tetapi sepatu crocs memiliki keunggulan yang tidak dimiliki merk lain, yakni sepatu yang berdaya antibakteri.

ON BRAND
Merek adalah indikator value yang Anda tawarkan kepada pelanggan dan merupakan asset yang menciptakan value bagi pelanggan dengan memperkuat kepuasan dan loyalitas. Cara untuk membangun merek dapat  dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Total give
Total give mencakup price dan other expenses. Price berarti harga yang dibayarkan pelanggan, sedangkan other expenses adalah biaya lain yang muncul selama Si pelanggan menggunakan produk. Contohnya: value yang ditawarkan Perusahaan Crocs disesuaikan dengan target marketnya yakni masyarakat menengah kebawah, sehingga perusahaan menawarkan produk Crocs  berupa sepatu dengan harga yang sesuai dengan kemampuan masyarakat menengah kebawah dan memiliki kualitas sepatu yang terjamin selama pemakaian. Berdasarkan  hal tersebut maka dapat meminimalisir biaya perawatan khusus  yang dikeluarkan oleh konsumen selama pemakain untuk menjaga kualitas.

Total get
Total get mencakup 2 komponen yaitu functional benefit dan emotional benefit. Manfaat fungsional berkaitan langsung dengan fungsi-fungsi yang dilakukan oleh sebuah produk. Manfaat emosinal adalah manfaat yang diperoleh pelanggan berupa stimulasi terhadap emosi dan perasaannya. Contohnya: saat memakai sepatu crocs, kita akan mendapatkan manfaat fungsional sepatu crocs berupa daya antibakteri yang dimiliki, kekuatan, ketahan lamaan dan  kenyamanan , sedangkan manfaat emosional yang diperoleh adalah rasa percaya diri saat menggunakan sepatu crocs dan rasa senang karena warna yang sangat color full membuat suasana hati menjadi gembira.

ON POSITIONING
Positioning yaitu upaya mengarahkan pelanggan Anda secara kredibely, yakni upaya untuk membangun dan mendapatkan kepercayaan pelanggan. Semakin kredibel dimata pelanggan, semakin kukuh positioning. Untuk membangun positioning yang tepat, ada 4 hal yang perlu diperhatikan :

Anda harus mendreskripsikan value yang Anda berikan kepada pelanggan benar-benar merupakan suatu aset bagi mereka. Artinya positioning kita harus dilihat dan diterima sebagai sesuatu yang positif oleh pelanggan. Jika positioning kita dinilai baik, penilaian ini akan menjadi reason to buy bagi pelanggan. Contoh:  perusahaan Anda menawarkan suatu produk “tas kerja” pada karyawan kantor X, Anda harus mampu meyakinkan konsumen bahwa tas yang Anda tawarkan sangat dibutuhkan oleh konsumen dalam aktivitas yang dilakukan dan tas yang ditawarkan mampu memberikan manfaat yang positif untuk konumen. Misalnya saja tas kerja merk Eiger, yang terkenal akan kualitasnya. Memiliki kekuatan yang bagus, pada saat ini telah dikembang modelnya, selain tas ransel terdapat juga tas model slempang ataupun keduanya sekaligus. Selain iti didalamnya terdapat tempat laptop yang tentunya memudahkan pada konsumen kita (pekerja) dalam aktivitasnya.

Positioning harus mencerminkan keunggulan yang dimiliki perusahaan. Jangan membuat positionning tanpa bisa mewujudkanya, karena itu akan membuat produk atau jasa kita tidak dipercaya lagi oleh pelanggan/masyarakat. Contoh: KFC, memiliki layanan customer dengan prinsip. Anda telfon kami antar, hal ini merupakan keunggulan  perusahaan Anda dari segi pelayanan.

Positioning kita harus bersifat unik. Sesuatu yang unik akan mendiferensiasikan diri kita dari para pesaing lainnya, dan akan membuat positioning kita tidak mudah ditiru. Jika demikian, positioning kita akan bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Contoh: Toko buku X yang tidak hanya menjual buku saja, tapi menyewakan buku. Selain itu terdapat tempat bersantai untuk membaca buku dan kita dapat memesan makanan atau minuman disana.

Positioning yang kita miliki harus berkelanjutan, dan relevan dengan keadaan lingkungan masyarakat, keadaan pasar, dan perilaku konsumen. Itu artinya jika suatu saat positioning kita sudah tidak relevan lagi, kita harus segera melakukan repositioning. Contoh: Minyak angin otol pada zaman dulu ditujukan pada orang tua, dengan fungtional benefit, yakni rasa hangat, akan tetapi saat ini minyak angin tersebut terdapat dalam bentuk roll on yang memiliki aroma sensasi menyegarkan, yang memangun emotional benefit juga, yakni kenyamanan dipakai dan rasa percaya.

ON DIFERENTIATION
Banyak pakar yang mendefinisikan diferensiasi sebagai semua upaya merek atau perusahaan untuk menciptakan pembedaan diantara para pesaing dalam rangka memberikan value yang terbaik bagi pelanggan. Namun differentiation dapat didefinisikan juga sebagai upaya untuk mengintregasikan sesuatu yang disebut konten, konteks dan infrastruktur. Maka untuk mencapai mencapai suatu differentiation yang kukuh, harus memperhatikan tiga dimensi tersebut, antara lain sebagai berikut;

Konten
Adalah diferensiasi yang menunjukkan pada apa value yang Anda tawarkan. Mendiferensiasikan diri dari segi konten berarti kita membedakan diri dari pesaing kita dari segi apa yang kita tawarkan.  Contohnya: kita menawarkan produk kesehatan dari bahan alam yakni teh “kentea “ yang memiliki keunggulan yakni murni diambil dari 3 pucuk daunnya saja.

Konteks
Menunjukkan pada cara menawarkan value pada pelanggan, yang tentunya konteks yang kita gunakan harus lebih baik dari yang lain. Contohnya: penawaran produk kentea ini dilakukan dengan cara door to dor dengan memberikan hadiah setiap 2 pembelian produk, yakni sendok gratis.

Infrastruktur
Adalah faktor pemungkin terealisasikan konten dan konteks, menunjukkan pembedaan terhadap pesaing berdasarkan teknlogi, kapabilitas SDM dan kepemilikan fasilitas. Contohnya: promosi yang dilakukan terhadap produk kentea ini selain dor to dor menggunakan system teknologi internet dan difasilitasi pengantaran gratis  pesanan produk  pada konsumen yang ingin membeli.

ON SEGMENTASION
Segmentasi adalah  proses pemanfaatan peluang dengan membagi-bagi pasar menjadi beberapa segmen. Dapat diartikan segmentasi merupakan sebuah metode bagaimana melihat pasar secara kreatif, yakni mengidentifikasi dan memanfaatkan beragam peluang yang muncul dipasar. Cara pencapaiannya:

Static attribute segmentasion
Merupakan cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografis. Berdasarkan geografis berate melihat pasar berdasarkan wilayah seperti negara, kawasan, provinsi atau kota, sedangkan berdasrkan demografis adalah mencermati pasar berdasarkan dari sei jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan. Contohnya: Salah satu stasiun TV yakni TV ONE memilih segmentasi dengan variabel  demografis. Stasiun TV ini memilih segmen untuk orang dewasa atau usia produktif yang membutuhkan update berita setiap hari bahkan setiap jam. Sepatu boat ini pemasarannya didasarkan pada variabel geografisnya. Yakni dipasarkan di wilayah pedesaan yang memiliki kawasan pertanian atau perkebunan.

ON SELLING
Selling adalah taktik yang digunakan untuk menciptakan hubungan dalam jangka waktu panjang. Cara pencapaiannya:

Fittur selling.
Perusahaan perlu meningkatkan fitur produk atau jasa Anda sehingga relasi antara Anda dan pelanggan tetap terjaga. Dengan adanya fitur baru yang dimiliki perusahaan Anda, produk Anda akan memiliki nilai tambah yang belum tentu dimiliki pesaing lain. Contohnya: Dapat di ingat Hanphone Blackberry  mampu mendongkrak penjualannya lewat penambahan sejumlah fitur baru, yakni 3G, kamera dengan kapasitas MPX, touch screen. Tambahan fitur ini menjadikan penjualan Blackberry meningkat sejak tahun 2011.

Benefit selling.
Penjualan yang berfokus di tingkatan penjualan manfaat. Contohnya: produk teh kentea memiliki keunggulan manfaat kesehatan yang penting yakni sebagai anti oksidan dan mencegah terjadinya radikal bebas. Sehingga sangat diminati masyarakat karena manfaat ini.

Solution seling
Penjualan solusi dari masalah yang pada saat itu terjadi. Contohnya: bus trans Jakarta, yang saat ini berkembang karena dianggap membantu masyarakat dalam mencapai tempat tujuan tepat waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar